Kemarin, sebuah pesan muncul di dinding facebook-ku dari seorang teman baikku, Nur, yang bunyinya begini, "glow... gw posting dan ngasih award ke elo di blog, terusin ya :)"Reaksi pertamaku, bingung tentunya...langsung kubuka account blogger dan mengecek apa maksudnya... Benar saja, di dashboardku ada postingan baru dari temanku ini di blognya J.U.I.C.Y Corner tentang persahabatan dan penghargaan untuk teman-teman baiknya. Duh, duh, langsung merasa terbebani deh...hehehe... karena entah mengapa, aku merasa sejauh ini belum menjadi orang yang baik bagi teman-temanku, let alone claiming my self as their best friend... duh, kayaknya nggak berani deh...
"Beban" yang nyata dari sekedar melanjutkan sebuah postingan di blog tentang sebuah persahabatan adalah arti menjadi seorang sahabat itu sendiri. Fakta bahwa Nur adalah salah satu orang yang memberikan penghargaan kepadaku sebagai sahabatnya *thanks a lot, Nur! Muach! :D* adalah sebuah teguran buatku... karena selama ini, ternyata aku tidak terlalu punya waktu untuk memperhatikan orang-orang yang selalu ada buatku, mereka yang selalu bersedia mendengarkan curhat-curhat teranehku, dan mereka yang tentunya selalu ada untuk menemaniku belanja serta ngopi bareng... hehehe ;-)
Aku bukan orang yang mudah dekat dengan seseorang, dalam arti untuk berbagi segala kesenangan, kegilaan, apalagi kesedihan... hanya orang-orang tertentu dengan jam terbang tertentu yang kemudian memiliki hak 'istimewa' untuk menjadi orang yang 'paling tahu' tentang aku... temanku banyak, aku mengenal cukup banyak orang dari TK sampai Universitas, dari teman main petak umpet sampai teman paduan suara dan kelompok debat, dari tetangga sampai kolega, dari teman kerja di perusahaan privat sampai teman di organisasi non-profit, dari Sabang sampai Maluku --belum ada teman dari Merauke... hehehe--, tetapi teman-teman terdekatku masih bisa dihitung dengan jari tangan, itupun tidak habis... Lucunya, tidak semuanya juga perempuan, ada juga lho teman dekatku yang lelaki, tapi bener-bener teman, biasanya merekalah yang sering bantu aku untuk tahu perspektif laki-laki tentang suatu hal tertentu... that's what friends are for, right?
Yang aku syukuri, aku memiliki teman-teman yang luar biasa; ada yang selalu kirim sms hanya untuk menyapa selamat pagi dengan gaya gila, ada juga yang kirim sms hanya untuk menanyakan kabar, ada yang selalu telepon saat dia ingin makan sesuatu --karena aku pasti dengan senang hati menemaninya makan (dan sebaliknya!) hehehehe--, ada yang selalu khawatir setiap kali di Aceh ada gempa, ada yang serius sebagai teman tukar pikiran, ada yang selalu memberikan komentar ajaib saat aku memasang status tertentu di YM, ada yang selalu siap sedia jadi 'ember' tempat curhatku, dan yang paling pasti...ada yang selalu bersedia untuk berkumpul saat aku pulang kampung! *Rasanya sudah seperti orang penting deh, harus atur jadwal supaya tidak bentrok dengan berbagai kumpulan teman yang ingin bertemu...hahahaha...*
Dan saat aku menulis ini, tiba-tiba teman pertama yang kukenal saat SD, yang kemudian jadi teman sebangkuku selama beberapa tahun, muncul dan menyapaku di Skype! Yang membuatku excited adalah karena dia sedang berada di Amerika untuk menyelesaikan masternya dan sudah beberapa bulan ini aku tidak sempat keep in touch dengannya. Such a world! Bersyukur ada teknologi, untuk hal-hal yang seperti ini... *terharu...*
I feel blessed and loved... karena selalu ada mereka yang memperhatikanku, menjagaku, menasehatiku, mendukungku, menyayangiku, memberikan masukan, menolongku, bahkan setidaknya mengingatku setiap saat... dan aku tidak akan pernah bisa cukup berterima kasih dan membalas semua itu kepada mereka satu persatu... Thank you all, my friends! Thank you for being my friends... Love you always!